Friday, August 7, 2015

MELANKOLIS ?

0


Sesuatu yang lebih sering disebut melankolis itu bukankah sebuah perasaan? Perasaan yang menghambat jalan dan lajunya hati seseorang. Para perempuan yang lebih lumrah dengan drama – drama korea, dan  drama yang berbau kesedihan dengan ending yang berakhir tragis, bahkan bahagia karena air mata sekalipun.

Tak sama dengan hal nya, dari sudut pandang laki—laki yang menilai perempuan itu sebagai jiwa yang lemah, yang rentan dengan air mata. Perempuan lebih suka mendramatisir, bahkan ikut serta dalam skenario yang telah di lihat dari media yang biasa di perhatikan.
Kenapa cenderung demikian? Balik bicara masalah hati. Jika seoroang wanita tak mempunyai hati, akankah ada seorang laki-laki yang mampu mendekti dan membawa dirinya ke surga dunia yang kembali melahirkan buah hati? Tidak.

Tingkat kesyahduan ( Melankolis ) yang di derita oleh kaum hawa memang sebagian berdampak kepada kehidupannya sehari – hari. Tak sama hal nya kisah cinta yang menuangkan semua jenis perasaan yang berlabuh jauh ke dasar hati. Tak jauh dari itu, perempuan lebih syahdu saat derai hujan yang membasahi pipi terus turun. Dan itu semakin membuat laki-laki merasa menang akan kegigihannya di hadapan wanita.

Juga, perempuan yang cenderung menjadi melankolis karena hobby yang yang berkaitan dengan cerita cinta, film drama, kata-kata mutiara, sajak, puisi cinta, lagu melow, everything, yang berhubungann dengan cinta. Coba saja jika semua perempuan lebih di arahkan ke film peperangan misalnya, akankah laki-laki akan lebih lemah dan mudah sekali di taklukan oleh perempuan? Iya. Itu adalah salah satu pembentukan karakter permpuan.

Bahkan, saat menemukan perempuan yang bawaannya seperti laki-laki pun (tomboy) bisa menangis dalam keceriaan dan perawakannya yang keras juga bisa di katakan melankolis?
Terlalu banyak opini terhadap perempuan - perempuan yang lemah. Terlalu banyak keburukan yang diterima oleh perempuan - perempuan melankolis. Tujuannya untuk melahirkan ketulusan dan keindahan bagi dirinya sendiri. Hanya karna dengan menggunankan hati, perempuan juga mudah di buai oleh angan-angan tinggi yang membawa ke bawah alam sadarnya jauh lebih indah yang bisa melupakan bahwa dirinya adalah perempuan. Hal mendapat perhatian buruk, dengan sesama perempuan sekalipun. Perempuan yang merasa jiwa dan hatinya lebih tangguh dari prempuan biasa, apakah itu akan terus terusan tangguh, menampakan karakternya yang tangguh? Tidak. Sekuat apappun perempuan, ialah perempuan yang punya hati nurani, hati yang paling dalam, hati dari saubari yang lembut.

Melankolis, sifat syahdu atau yang lebih sering disebut mendramatisir, perperasaan adalah sifat yang kegalauannya susah move on? Tidak. Tidak semua karakter melankolis bisa di salahkan oleh pihak laki-laki yang tidak suka bahkan muak dengan sebuah drama kehidupan perempuan.

Perempuan yang dipandang melanklis oleh laki-laki mampu mengarahkan hatinya menjadi sesuatu yang lebih kuat, yang lebih baru, yang lebih mengerti, yang lebih mampu belajar dari kesalahan, tidak akan menjadikan drama khayalan menjadi dunia yang bisa terus di sebut lemah oleh para kaum yang menilainya.

0 komentar:

Post a Comment