Sesuatu yang
lebih sering disebut melankolis itu bukankah sebuah perasaan? Perasaan yang
menghambat jalan dan lajunya hati seseorang. Para perempuan yang lebih lumrah
dengan drama – drama korea, dan drama
yang berbau kesedihan dengan ending yang berakhir tragis, bahkan bahagia karena
air mata sekalipun.
Tak sama
dengan hal nya, dari sudut pandang laki—laki yang menilai perempuan itu sebagai
jiwa yang lemah, yang rentan dengan air mata. Perempuan lebih suka
mendramatisir, bahkan ikut serta dalam skenario yang telah di lihat dari media
yang biasa di perhatikan.
Kenapa
cenderung demikian? Balik bicara masalah hati. Jika seoroang wanita tak
mempunyai hati, akankah ada seorang laki-laki yang mampu mendekti dan membawa
dirinya ke surga dunia yang kembali melahirkan buah hati? Tidak.
Tingkat
kesyahduan ( Melankolis ) yang di derita oleh kaum hawa memang sebagian
berdampak kepada kehidupannya sehari – hari. Tak sama hal nya kisah cinta yang
menuangkan semua jenis perasaan yang berlabuh jauh ke dasar hati. Tak jauh dari
itu, perempuan lebih syahdu saat derai hujan yang membasahi pipi terus turun.
Dan itu semakin membuat laki-laki merasa menang akan kegigihannya di hadapan
wanita.
Juga, perempuan
yang cenderung menjadi melankolis karena hobby yang yang berkaitan dengan
cerita cinta, film drama, kata-kata mutiara, sajak, puisi cinta, lagu melow, everything, yang berhubungann dengan
cinta. Coba saja jika semua perempuan lebih di arahkan ke film peperangan
misalnya, akankah laki-laki akan lebih lemah dan mudah sekali di taklukan oleh perempuan?
Iya. Itu adalah salah satu pembentukan karakter permpuan.
Bahkan, saat
menemukan perempuan yang bawaannya seperti laki-laki pun (tomboy) bisa menangis dalam keceriaan dan perawakannya yang keras
juga bisa di katakan melankolis?
Terlalu banyak
opini terhadap perempuan - perempuan yang lemah. Terlalu banyak keburukan yang
diterima oleh perempuan - perempuan melankolis. Tujuannya untuk melahirkan ketulusan
dan keindahan bagi dirinya sendiri. Hanya karna dengan menggunankan hati,
perempuan juga mudah di buai oleh angan-angan tinggi yang membawa ke bawah alam
sadarnya jauh lebih indah yang bisa melupakan bahwa dirinya adalah perempuan.
Hal mendapat perhatian buruk, dengan sesama perempuan sekalipun. Perempuan yang
merasa jiwa dan hatinya lebih tangguh dari prempuan biasa, apakah itu akan
terus terusan tangguh, menampakan karakternya yang tangguh? Tidak. Sekuat
apappun perempuan, ialah perempuan yang punya hati nurani, hati yang paling
dalam, hati dari saubari yang lembut.
Melankolis,
sifat syahdu atau yang lebih sering disebut mendramatisir, perperasaan adalah
sifat yang kegalauannya susah move on? Tidak. Tidak semua karakter melankolis
bisa di salahkan oleh pihak laki-laki yang tidak suka bahkan muak dengan sebuah
drama kehidupan perempuan.
Perempuan
yang dipandang melanklis oleh laki-laki mampu mengarahkan hatinya menjadi
sesuatu yang lebih kuat, yang lebih baru, yang lebih mengerti, yang lebih mampu
belajar dari kesalahan, tidak akan menjadikan drama khayalan menjadi dunia yang
bisa terus di sebut lemah oleh para kaum yang menilainya.
0 komentar:
Post a Comment