Monday, May 11, 2015

Mawar

0

Sebut saja mawar sebagai nama yang paling indah, seindah rupa yang menempel di tangkai. Mampu bertahan beberapa hari saja, tapi ia memberikan keindahannya untuk dunia, menebarkan keharuman kepada siapa saja yang berada di dekatnya. Ia tak akan layu selama kesegarannya masih terus terpancar, udara serta tanah yang begitu kuat menjaga keindahannya. Saat  dunia melihat keindahan nya, mawar mempersembahkan warna dan wangi terindah yang dia punya untuk kebahagiaan siapa saja yang melihat dan mencium aroma dari kelopaknya. Namun mawar tak mampu hidup dengan waktu yang lebih lama . Hidupnya singkat tapi bermanfaat.

Untuk mu yang jauh disana. Aku tahu semua nya terasa tidak mungkin bahkan tidak semudah yang ku bayangkan, namun ketahuilah, aku terus berjalan hingga perlahan berlari mengikuti arah angin yang akan membawa ku sampai ke pelukanmu. Kau tak perlu cerita, kau tak perlu mencari, kau cukup diam dan menikmati rindu yang semakin dekat menjemputmu. Ku tulis ini, saat tersenyum, menunggu dirimu yang tak bersalah, mengisi waktu ku yang memberi rasa, tak terlupakan. Tak mudah ungkapkan dengan hati, saat senyum dan tangis menyatu, saat dunia mulai tak ingin  tersenyum, mawar tak lagi mewangi, saat semua telah sirna nanti. Biarkan menjadi kenangan indah saja.

Ada belenggu yang nampak di antara kita, ada begitu banyak cerita yang membiarkan jarak diantara kita terpisah, ada begitu banyak cerita yang tak pernah sampai saat aku tak bisa menatap mata. Kita hanya perlu tertawa, hingga merasakan bahagia itu nyata. Jangan pernah pergi dari cerita yang telah kau tertulis di tanganmu, saat kau mencoba dengan segala cara untuk mendapatkan bunga mawar itu. Saat kau mencoba mencium wangi yang terpancar dari bungan mawaritu. Ingatlah aku tak pernah terpejam untuk melupakanmu. Meski hidup sesingkat bunga mawar, setidaknya "aku pernah begitu bermanfaat didalam imajinasimu".

0 komentar:

Post a Comment